Supersoccer online | Berita bola | Jadwal Prediksi terpercaya
sbobet EVENT PIALA DUNIA JADWAL PIALA DUNIA Live Streaming Bola

Barcelona Susah Menang Tanpa Messiah

Barcelona Susah Menang Tanpa Messiah

Aku Cinta Bola – Barcelona Susah Menang Tanpa Messiah – Barcelona menyambut matchday kedua Liga Champions musim ini dengan cederanya ikon mereka, Lionel Messi. Lionel Messi harus masuk ke meja perawatan untuk memulihkan cedera pahanya yang didapat saat raksasa Catalan tersebut menjamu Almeria, pada hari Sabtu (28/9/2013) malam waktu setempat. Di laga itu memang Messi sempat mencetak gol pembuka untuk tuan rumah setelah menerima assist matang dari Pedro Rodriguez pada menit ke-21. Namun, tujuh menit kemudian Sang Messiah harus digantikan Xavi Hernandez karena mengerang kesakitan dan memegangi paha kanannya. Setelah tim dokter Barcelona melakukan pemeriksaan, hasilnya diketahui bahwa Lionel Messi mengalami cedera pada bicep femoris di paha kanannya dan dia dipastikan absen minimal selama dua pekan. Akibatnya, Messi harus absen tandang ke markas Celtic di Parkhead atau Celtic Park.

Tentu Saja absennya Messi disambut baik oleh segenap punggawa Celtic. Seolah mewakili perasaan senang para pemainnya, pelatih Celtic; Neil Lennon sebelum pertandingan mengatakan bahwa absensi Lionel Messi adalah kabar surga bagi timnya.

“Tanpa bermaksud tidak bersimpati, tapi, saya harus jujur mengatakan bahwa tidak adanya Messi di Barcelona di pertandingan adalah sebuah kabar surga bagi kami” Begitu kata Lennon.

Musim sebelumnya di Liga Champions, Celtic juga satu grup dengan raksasa dari Catalan ini. Tapi, mereka sanggup membuat kejutan dengan menumbangkan Barcelona di Celtic Park yang memang terkenal angker  karena para suporter Celtic yang luar biasa fanatik. Dan Neil Lennon bersiap untuk mengulang sejarah musim lalu tersebut apalagi Barcelona kali ini tanpa Messi karena musim lalu saja dengan Messi turun, Celtic mampu mengalahkan Barcelona.

“Kami akan menutup jalur umpan Barcelona seperti musim lalu dan yang kami harus waspadai tinggal Neymar tapi Neymar kami rasa juga tidak terlalu berbahaya karena belum berpengalaman di Liga Champions Eropa yang kerasa ini.” Itu komentar Lennon sesaat sebelum memasuki ruang ganti untuk bertanding.

Benar saja, Celtic mampu merepotkan Barcelona lagi musim ini. Dari awal pertandingan, Celtic mampu menahan serangan yang dikreasi Xavi dan kawan-kawan. Bahkan, Celtic mampu melakukan serangan balik yang membuat ketar-ketir jantung pertahanan Barcelona yang kali ini komandan pertahanan dipegang oleh Pique. Sampai babak pertama berakhir, kedudukan sama kuat dan tanpa ada gol yang tercipta dari kedua tim. Celtic sukses menahan gempuran Neymar, Xavi dan Fabregas di babak pertama ini.

Petaka bagi Celtic dimulai pada menit ke-59. Kapten mereka, Scott Brown yang kalah adu sprint dengan Neymar harus terpaksa menjegal dan menarik striker muda asal Brazil tersebut. Tak ayal wasit, S. Lannoy, yang memimpin pertandingan memberikan kartu merah langsung kepada Brown. Ya, sebuah jegalan dan tarikan dari belakang hadiahnya adalah tak lain dan tak bukan: KARTU MERAH. Namun begitu, walau, Celtic sudah bermain hanya dengan bermodalkan sepuluh orang, Barcelona tetap susah payah memasukkan bahkan untuk sebiji gol.

Baru pada menit ke-75, Alexis Sanchez yang mengirim umpan terukur ke depan gawang Celtic disambut dengan tandukkan ke sisi kanan gawang kiper Celtic, Fraser Forster. Tetapi, gol itu juga seolah menjadi pemecah kebuntuan sesaat ketika Barcelona tidak bisa lagi menjebol gawang Celtic. Mereka seperti kebingungan menemukan siapa yang akan menjadi penyelesai umpan-umpan ini.

Ini menjadi sinyal pertanda bagi Barcelona untuk segera menyelesaikan problema Messidependencia alias ketergantungan kepada Lionel Messi. Neymar memang diharapkan menjadi solusi atas permasalahan ini, tetapi bisakah beban ini diembankan kepada dia yang baru menjalani musim pertama di Barcelona? Ingat Messi butuh lebih kurang dua setengah tahun untuk bersinar terang, dari awal musim 2004 ke akhir 2006. Jawaban ini harus segera ditemukan kalau-kalau Messi tetap harus absen dalam laga paling panas di Spanyol, El Classico, 27 Oktober mendatang. Mampukah? Kita tunggu saja.