Bandar Bola
Supersoccer online berita bola terpercaya
sbobet EVENT PIALA DUNIA JADWAL PIALA DUNIA Live Streaming Bola

Cristiano Ronaldo Perlu Lebih Diapresiasi Lagi

Seorang yang bisa mencapai puncak adalah sesuatu tetapi seseorang yang bisa untuk tetap berada di puncak adalah seorang yang melebihi sesuatu. Selama beberapa tahun terakhir bahkan kalau dihitung detail sejak tahun 2007, Cristiano Ronaldo artinya selama enam tahun telah banyak mengundang decak kagum, memutar balikkan segala prediksi buruk mengenai dirinya, membungkam semua kritik terhadapnya dan membuat rekor yang tidak bisa dihitung lagi dengan jari.

Maka, tidak usah pedulikan bahwa Tuan Sepp Blatter, sang Presiden FIFA, yang mengatakan Ronaldo lebih banyak menghabiskan waktu di penata rambut dan salon sehingga Blatter lebih menyukai pemain pekerja keras seperti Messi. Karena pun sebenarnya, mulut kontroversial Presiden FIFA tersebut bukan kali ini saja berkomentar atas preferensinya terhadap seorang pemain. Dia pernah mengatakan sangat tidak menyukai John Terry karena affair-nya terhadap rekan sendiri. Presiden FIFA tersebut menyatakan hal itu amatlah buruk untuk dicontoh pemain lain. Pernyataannya memang benar andaikata tidak diucapkan oleh seorang pemimpin organsisasi yang menaungi para pemain sepak bola, tetapi karena dia adalah ketua yang seharusnya mengayomi para pemain; ucapannya tersebut sangatlah tidak etis dan pantas diucapkan seorang Presiden Federasi Sepakbola Internasional. Sehingga tidaklah mengherankan jika dia mencibir pemain internasional Portugal tersebut secara personal.

Satu-satunya hal benar yang dikatakan Blatter dalam diskusi yang menyinggung Ronaldo tersebut adalah bahwa kedua pemain yang dia komentari tersebut merupakan dua pemain yang sangat berbeda. Ronaldo dan Messi memang sangat berbeda, baik dari segi penampilan, gaya bermain, pendekatan ke gawang lawan, hubungan dengan rekan tetapi keduanya tetap adalah seorang juara di tim mereka.

Tidak seperti Messi yang memang sepertinya disukai banyak orang dan pers. Penyerang sayap milik Real Madrid, CR7, ini juga harus berurusan dengan imaji pribadinya yang sering ditampilkan arogan dan egois, sehingga mengaburkan kerja kerasnya yang sebenarnya sudah diketahui para penggemar klub dan rekan setimnya bahwa: CR7 adalah seorang pekerja keras dan disiplin dalam menjalankan program latihan yang ditetapkan bahkan Ronaldo kadang menambah porsi latihan sendiri.

Kini Ronaldo telah menjelma dari bocah yang diledek di kota Manchester karena aksen dan logat Portugalnya yang sangat kental menjadi seorang legenda yang akan dikenang selama bertahun-tahun karena berhasil membawa Manchester United menjadi juara Liga Champions Eropa tahun 2008. Eks pemain Manchester United tersebut memang tidak pernah kekurangan kepercayaan diri, talenta yang luar biasa dan sebuah harga diri yang tetap terjaga. Pemain tersebut juga menambahkan dengan kerja keras yang tidak kenal lelah, yang membuatnya menjadi salah satu atlet terbaik dalam cabang sepak bola. So all of us need to show him some respect more. Respect CR7.