Supersoccer online | Berita bola | Jadwal Prediksi terpercaya
sbobet EVENT PIALA DUNIA JADWAL PIALA DUNIA Live Streaming Bola

Cuci Gudang Pemain Membuat Freiburg Terpuruk

Cuci Gudang Pemain Membuat Freiburg Terpuruk

Aku Cinta Bola – Salah satu peringkat terbawah Bundesliga Freiburg memiliki harga yang harus dibayar mahal. Aksi cuci gudang yang dilakukan sepanjang bursa musim panas lalu membuat mereka harus berjuang lebih keras lagi untuk mengulangi aksi impresif di musim 2012/13.

Tim dari daerah Black Forest pada musim kompetisi lalu mencatatkan posisi kelima dan merupakan performa terbaik di sepanjang perhelatannya di kancah domestik, meski terpeleset di menit-menit akhir dalam perburuan satu tempat di zona kualifikasi Liga Champions.

Namun, sementara tim papan atas semacam Bayern Muenchen memiliki kesempatan untuk membangun kekuatan dengan melakukan sejumlah perekrutan penting, sementara Freiburg justru terkoyak secara perlahan-lahan karena pemain-pemainnya mengambil keuntungan dari klausul kontrak.

Hasilnya bagi Freiburg, yang mengunjungi markas Augsburg pada akhir pekan ini, belum pernah memetik kemenangan dari empat laga perdana di musim ini dan membuat merekaa terhambat di peringkat 16 dari 18 kontestan.

Freiburg mengawali perjalanan musim ini mengungkap hampir dua minggu selepas kepergian gelandang berkebangsaan Kongo, Cedric Makiadi, yang merupakan roda penggerak lini tengah untuk empat musim sebelumnya, dijual ke Werder Bremen dengan perkiraan nilai transfer mencapai 3 juta euro.

Max Kruse, yang merupakan top skor dengan catatan 11 gol untuk klub tersebut, bertolak ke Borussia Moenchengladbach untuk nilai transfer 2.5 juta euro dan gelandang Daniel Caligiuri diambil oleh VfL Wolfsburg senilai 2.8 juta euro.

Tanda-tanda keterpurukan Freiburg sudah terlihat sejak memasuki akhir musim kompetisi lalu, di mana ujung tombak Jan Rosenthal mencapai kesepakatan pada Maret lalu, untuk bergabung dengan Eintracht Frankfurt.

Pelatih Christian Streich sudah memprediksikan pada April lalu, bahwa kesuksesan timnya tidak akan berjalan lancar bila masih terjadi aksi cuci gudang pemain.

“Kami berada dalam masa-masa sulit, bahkan bukan tidak mungkin kami akan terdampar ke divisi terbawah.” Ungkap Christian Streich. “Tentu menjadi sesuatu hal yang menyenangkan bila tetap melangkah dengan kekuatan tim yang sesungguhnya.”

Berhasil melaju dari babak kualifikasi Liga Europa pada musim ini, dan kombinasi dengan kehilangan sejumlah pemain terbaik, membuktikan bahwa ada harga yang harus dibayar atas kejadian tersebut.

“Kami bertanding di setiap pekannya pada hari Sabtu, kemudian hari Minggunya kami memulihkan diri dan menganalisa hasil pertandingan dan bekerja keras di sepanjang pekan,” tutur Streich melalui situs resmi  Bundesliga.

“Kebiasaan kami pada hari Rabu tidak ada kegiatan, namun kini kami harus siap bertanding pada Kamisnya, oleh karena itu bagaimana kami bisa melakukan proses pemulihan dalam jangka waktu cepat?”

“Tentu kondisi setiap pemain mengalami kelelahan jelang akhir pekan, sehingga kami akan mulai mengurangi masa persiapan untuk menghadapi lawan berkutnya. “

Rasa kekhawatiran Streich terlihat sejak awal musim ini, kala mereka ditaklukkan oleh FSV Mainz 05 dan Bayer Leverkusen, dan kembali menuai hasil imbang saat menghadapi Hoffenheim dan Bayern Munchen.

(Win)