Supersoccer online | Berita bola | Jadwal Prediksi terpercaya
sbobet EVENT PIALA DUNIA JADWAL PIALA DUNIA Live Streaming Bola

Gerardo Martino Kecewa Dengan Performa Yang Ditunjukan Alexander Song

Gerardo Martino Kecewa Dengan Performa Yang Ditunjukan Alexander Song – Tidak seperti kebiasaannya dalam melatih Gerardo Martino akhirnya berani angkat bicara seputar permainan buruk salah satu pemainnya. Adalah gelandang bertahan Alexander Song, yang menjadi sorotan bagi Martino dalam laga di Copa del Rey.

Pemain internasional Kamerun itu dalam beberapa kesempatan melakuan sejumlah kesalahan mendasar dari segi mengumpan bola, dan hal ini membuatnya kemungkinan besar sulit untuk mendapat kepercayaan lagi dari sang pelatih di kemudian hari.

Namun Martino merpakan salah satu pelatih yang tidak pernah menjatuhkan mental seseorang pemain. Ia justru lebih bersikap tenang dan memberikan saran terbaik kepada anak asuhannya, termasuk sejumlah pemain-pemain muda yang saat ini sedang merangkak naik ke tim senior.

 Sang pelatih mengkritisi penampilan Alexander Song saat timnya memetik kemenangan 4-1 atas Cartagena di ajang Copa del Rey pada Jumat lalu dan meski mampu mengakhiri serangkaian dua kekalahan beruntun, tetap saja Martino menilai negatif salah satu anak asuhannya.

Bahkan kubu tuan rumah sempat mencuri gol terlebih dulu, dan hal ini sempat merisaukan Barca seperti mengulangi hasil buruk saat melawan Ajax dan Athletic Bilbao. Namun beruntung balasan cepat dilesakkan oleh Pedro Rodriguez, yang menyarangkan dua gol, kemudian di susul Cesc Fabregas dan Jean Marie Dongou, yang merupakan gol debutnya bersama klub Catalan itu.

Namun demikian tidak menyisakan senyum di wajah Martino, walau tim yang dihadapi olehnya masih berada beberapa tingkat di bawah mereka dan hal ini sempat membuat pelatih berkebangsaan Argentina terlihat frustrasi.

Salah satu pemain yang membuat Martino cukup frustrasi dan kesal adalah Alexander Song. Dianggap tidak seperti biasanya, Song bermain sangat buruk dan bahkan cenderung keluar dari posisinya.

“Bermain sebagai seorang gelandang bertahan, tentu sangat jauh berbeda dengan kedua pemain tengah yang berperan sebagai poros di depannya,” keluh Martino.

“Kadang-kadang ia melakukannya sangat baik, tetapi tidak jarang ia bermain di luar posisinya dan kemudian terlihat kesulitan untuk memberikan umpan kepada rekan-rekannya, dan hal ini menimbulkan kepanikan yang luar biasa.”

Walaupun telah mengakhiri dua kekalahan beruntun mantan pelatih tim nasional Paraguay itu mengaku cukup puas bisa mengembalikan hasil yang terbaik bagi tim asuhannya.

“Kami memang wajib memetik kemenangan dalam laga ini, setelah serangkaian hasil buruk yang kami alami dalam dua pertandingan sebelumnya,” lanjut sang pelatih kepada pihak media.

“Cartagena merupakan salah satu lawan yang tampil impresif dan berani keluar menekan pertahanan kami dan perilaku mereka tentu saja sangat baik dalam 10 sampai 15 menit pertama. Namun berikutnya, kami yang menguasai pertandingan dan mereka tidak berdaya dari segi stamina.”

Barcelona selanjutnya akan kembali bertarung di ajang Liga Champions saat menjamu Celtic di matchday terakhir babak grup Liga Champions.