Supersoccer online | Berita bola | Jadwal Prediksi terpercaya
sbobet EVENT PIALA DUNIA JADWAL PIALA DUNIA Live Streaming Bola

Indonesia Hadapi Cina Dan Irak Tanpa Penonton

Indonesia Hadapi Cina Dan Irak Tanpa Penonton

Aku Cinta Bola – Pertandingan Pra Piala Asia 2015 yang mempertemukan Indonesia kontra Cina yang menurut rencana akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tanggal 15 Oktober mendatang akan dipastikan berjalan tanpa kehadiran penonton.

Ini dikarenakan AFC memberikan sanksi kepada Indonesia karena ulah suporter Indonesia yang kerap menyalakan flare dan kembang api juga sering melemparkan benda ke dalam lapangan di beberapa laga terakhir tim nasional Indonesia. Terutama ulah penonton ketika menjamu Arab Saudi pada tanggal 23 Maret lalu.

AFC sebenanrnya sudah beberapa kali menjatuhkan hukuman kepada PSSI dengan alasan yang sama. Hukuman bertanding tanpa penonton ini adalah akumulasi dari beberapa insiden sebelumnya yang menurut regulasi AFC adalah pelanggaran.

Menurut AFC sejak ajang Pra Piala Asia U-22 tahun 2012 lalu, para penonton tim nasional sudah bertindak tidak sopan dan akhirnya AFC menjatuhkan sanksi setelah melihat pelanggaran yang dilakukan penonton timnas saat menghadapi Arab Saudi bulan Maret lalu. Ketika laga lawan Arab Saudi tersebut, penonton menyalakan flare dan kembang api saat berada di dalam stadion. Ditambah, suporter Indonesia juga melempari para pendukung Arab Saudi dengan benda keras. Atas insiden tersebut, AFC menjatuhkan sanski berupa larangan bertanding tanpa penonton dan denda dengan nilai 15 ribu dolar Amerika.

Joko Driyono, Sekjen PSSI mengatakan hukuman yang dijatuhkan ini adalah akumulasi dari sanksi-sanksi sebelumnya. Penilaian AFC sudah dimulai sejak penonton tim nasional Indonesia menyalakan petasan di ajang Pra Piala Asia U-22 di Riau. AFC sudah memberikan sanksi tapi sampai laga kontra Arab Saudi, pelanggaran tetap terjadi.

Hal ini membuat Indonesia harus mengalami kerugian karena dukungan fanatik suporter yang biasanya menemani timnas bertanding tidak akan ada. Tapi meskipun berta, PSSI menerima keputusan AFC ini. Sanksi ini juga bertujuan agar para suporter Indonesia bisa lebih dewasa ketika menunjukkan dukungan mereka di dalam stadion dan mematuhi pertauran yang sudah diregulasikan oleh badan sepak bola dunia. Tidak hanya menghukum Indonesia di laga kontra Cina, AFC juga menetapkan larangan ini berlaku saat Indonesia melawan Irak pada tanggal 19 November mendatang.

Bukan saja kerugian karena tidak bisa didukung suporter, pihak PSSI juga mengalami kerugian secara finansial. Ini dikarenakan setiap laga timnas mampu menyedot animo penonton yang luar biasa. Sebagai contoh saat melawan Arab Saudi, PSSi mengantongi keuntungan sampai 5,1 milyar rupiah. Dengan hukuman dua laga tanpa penonton, setidaknya PSSI akan rugi sampai 10 milyar rupiah.

PSSI sendiri sudah tidak bisa melakukan banding karena tenggat waktunya sudah berakhir. Tapi AFC masih berbaik hati dengan mempertimbangkan agar penonton bisa masuk ke area VVIP. Tapi jumlah penonton yang bisa masuk juga harus dilaporkan ke pihak AFC karena alokasi untuk kategori ini diperuntukkan untuk sponsor dan partner.