Supersoccer online | Berita bola | Jadwal Prediksi terpercaya
sbobet EVENT PIALA DUNIA JADWAL PIALA DUNIA Live Streaming Bola

Laviola Tundukan Dnipro Walau Hanya Dengan 10 Pemain

Laviola Tundukan Dnipro Walau Hanya Dengan 10 Pemain

Aku Cinta Bola – Anda yang dulu adalah pendukung Fiorentina, anda yang dulu begitu mengidolakan Batistuta ketika merumput bersama La Viola dan anda semua yang merindukan Fiorentina dapat berbahagia saat ini. Tidak hanya menempati papan atas klasemen Serie A musim lalu yang akhirnya membuat La Viola mendapat jatah tampil di Liga Eropa musim 2013-2014. Fiorentina kemudian tergabung ke dalam Grup E Liga Eropa bersama wakil dari Ukraina yakni; Dnipro yang menjadi lawannya pada midweek matchday kedua Liga Eropa alias Liga Malem Jumat waktu Indonesia.

Pasukan Vincenzo Montella melawat ke Ukraina dengan kondisi compang-camping karena sebagian pemain utama cedera dan belum lagi akumulasi kartu beberapa pemain. Belum lagi cuaca Ukraina yang dingin membuat para pemain yang biasa berlaga dalam kondisi normal harus memakai lengan panjang dan sarung tangan tentu saja. Tetapi seperti kebiasaan Montella sejak masih bermain adalah yang penting semangat dulu keluarkan, hasil akhir serahkan pada Tuhan, itulah filosofi bermain Montella. Il Aeroplanino, sang pesawat terbang, julukan yang diberikan semasa dia bermain karena sering melakukan selebrasi dengan menirukan gaya pesawat terbang, memang adalah seorang yang penuh bersemangat dan energik. Hal tersebut tercermin saat dia bermain maupun pada saat dia melatih.

Kembali ke lapangan di Ukraina, 15 menit babak pertama pertandingan berlangsung biasa saja. Tensi pertandingan mulai meningkat ketika usai Marko Bakic dikartu kuning wasit. Kedua tim mulai panas dan melakukan jual beli serangan. Namun, babak pertama berakhir sama kuat dengan skor sama kuat dengan tanpa gol tercipta alias skor kaca mata.

Ketika babak kedua baru berjalan delapan menit alias 53 menit pertandingan sudah berjalan Tim Tamu asal Italia, La Viola, ini malah mendapat keunggulan terlebih dulu ketika mereka dihadiahi penalti dan Gonzalo Rodriguez mampu menjalankan tugasnya dengan sangat baik, dengan tenang dia mengoyak jala Dnipro.

Tim tuan rumah seperti tersengat tawon. Para pemain Dnipro seolah benglisatan dan kesetanan. Usaha mereka tak sia-sia ketika penalti juga dihadiahi oleh wasit untuk mereka. Tugas mengambil penalti diambil oleh Yevhen Seleznyov. Dengan dingin, sesuai karakter orang-orang Eropa Timur Seleznyov mampu menyeimbangkan keadaan.

Petaka tetapi kemudian hadir kembali kepada tuan rumah ketika pemain veteran nan berpengalaman milik Fiorentina Massimo Ambrosini mengoyak jala Dnipro. Pemain-pemain tuan rumah tidak begitu saja menyerah mereka membombardir gawang La Viola. Tuan rumah tidak ingin malu di rumahnya sendiri, di Dnipro Arena. Bahkan wasit, bukan berarti memihak memang, tetapi mereka kemudian seperti diuntungkan ketika David Pizzaro mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-85 alias lima menit sebelum pertandingan berakhir. Para pemain Dnipro merasa ini kesempatan besar walau hanya lima menit lagi, tetapi, apa daya sampai peluit panjang dibunyikan tiada gol lagi tercipta. Tuan rumah harus mengakui keunggulan Fiorentina.