Supersoccer online | Berita bola | Jadwal Prediksi terpercaya
sbobet EVENT PIALA DUNIA JADWAL PIALA DUNIA Live Streaming Bola

Malky Mackay Kecam Aksi Pemecatan Pelatih

Malky Mackay Kecam Aksi Pemecatan Pelatih

Malky Mackay Kecam Aksi Pemecatan Pelatih – Tidak terima rekan-rekan kepelatihannya datang dan pergi begitu dengan cepat membuat pelatih Cardiff Malky Mackay mengecam hal tersebut. Pada musim ini sudah ada tujuh orang yang kehilangan jabatannya pada pekan lalu.

Martin Jol, Dave Jones, Guy Whittingham, Sean O’Driscoll, Richie Barker, David Flitcroft dan Owen Coyle, merupakan nama-nama yang berjatuhan sebelum roda kompetisi musim ini berakhir dalam kurun tujuh hari terakhir.

Dan Mackay, yang posisinya berada dalam tekanan sejak kehilangan rekannya di divisi rekrutmen, Iain Moody, menganggap bahwa posisi pelatih dan manajer menjadi salah satu sasaran empuk terhadap pemecatan.

“Saya berada di LMA (Asosiasi Manajer Liga) bahkan di malam yang lain dan (ketua eksekutif) Richard Bevan mengatakan bahwa sebanyak 27 pelatih dan manajer dalam tujuh hari belakangan kehilangan pekerjaan,” ungkap pelatih berkebangsaan Skotlandia.

“Dan sudah pasti ke-27 orang ini kembali ke keluarga yang sudah tidak memiliki pekerjaan lagi.

“Tentu saja hal ini sangat menyedihkan, 27 orang harus keluar dari pintu klub. Ini sangat mengecewakan saya.”

Mackay tidak habis pikir bahwa kegagalan merupakan dibalik sebuah kesuksesan seperti yang telah dilakukan Sir Alex Ferguson, Arsene Wenger dan David Moyes, yang keseluruhannya dipercayakan oleh pihak klub dengan kontrak jangka panjang.

“Tentu saja kontrak singkat merusak segala sesuatunya,” keluh Mackay, yang telah menangani Cardiff selama dua tahun setengah.

 “Saya masih teringat ketika berbicara dengan Sven-Goran Eriksen saat ia masih menjabat posisi di Leicester. Kami berbicara mengenai karir kepelatihannya dan ia telah memiliki tahapan lima tahun dengan tiga klub berbeda baik di Italia dan Portugal.

“Tentu catatan seperti itu sangat jarang ditemui belakangan ini. Terlebih untuk lima atau 10 tahun terakhir dan kini semakin berkurang dan berkurang lagi.

“Jika anda melihat pekerjaan seseorang di Liga Premier untuk dua atau tiga tahun, maka mereka disebut sebagai pelatih terlama, dan hal ini tentu saja tidak masuk akal tetapi memang ini yang terjadi.

“Tetapi jika anda menilik klub besar seperti Manchester United, Arsenal dan Everton, mereka memiliki pelatih yang tetap untuk jangka waktu lama, 27 tahun, 17 tahun dan 11 tahun bagi tiga pelatih di klub itu sebelumnya.

“Bandingkan dengan kestabilitasan dan kekuatan dari masing-masing klub di periode tersebut, tentu memiliki seorang yang baik di tingkat atas dan kemudian memiliki visi dan misi yang jelas untuk klub.

“Tidak ada hal yang disebut suatu kebetulan untuk klub-klub itu.”

 Tentu saja Mackay menganggap bahwa tren seperti ini harus dihilangkan dari dunia kepelatihan di klub-klub Inggris, dan harus mempercayai pelatihnya lebih lama lagi, meski ia juga harus mempersiapkan diri melawan Stoke City di tengah pekan.

Kekalahan tiga gol tanpa balas membuat The Bluebirds harus terjerembab ke peringkat 17 pada klasemen sementara, dan membuat perolehan angka sama bersama Stoke menjadi tiga angka dengan penghuni zona degradasi.