Supersoccer online | Berita bola | Jadwal Prediksi terpercaya
sbobet EVENT PIALA DUNIA JADWAL PIALA DUNIA Live Streaming Bola

Roberto Martinez Tidak Sesali Tolak Liverpool

Roberto Martinez Tidak Sesali Tolak Liverpool

Roberto Martinez mengungkapkan penolakannya di masa lampau tidak pernah disesali olehnya. Konon sebelum Brendan Rodgers menangani klub raksasa Liverpool, pria asal Spanyol itu sempat diminta oleh pihak pengurus klub untuk mengisi posisi tersebut.

Kendati demikian Martinez, yang kini menangani salah satu musuh satu kota Liverpool, Everton, mengatakan dirinya tidak pernah menyesal dan justru ia bersyukur bisa menjadi salah satu rival abadi di Merseyside.

Ketika Martinez masih menangani klub Liga Premier lainnya, Wigan Athletic pada Mei 2012, Martinez mengadakan pembicaraan dengan petinggi klub Liverpool, John W Henry, setelah Kenny Dalglish didepak dari kursi kepelatihan.

Akan tetapi pada akhirnya posisi itu justru diberikan kepada pria asal Irlandia Utara, yang dipercayakan kubu The Reds, setelah mencapai kesepakatan untuk meninggalkan tampuk jabatan di Swansea City dan menangani klub berbasis di Anfield dan Martinez pun menetap di Wigan kala itu.

Pria asal Catalan, yang turut membantu Wigan Athletic mencapai putaran final Piala FA 2013, tidak mampu mempertahankan klub tersebut untuk tetap berada di kancah Liga Premier dan ia pun memutuskan pindah dan menggantikan peran David Moyes di Everton, yang hijrah ke Manchester United pada musim panas ini.

Karena itu ia mengaku siap untuk menghadapi duel Merseyside pada akhir pekan nanti, ketika Liverpool bertandang ke Goodison Park pada kompetisi lanjutan Liga Premier.

“Tentu saya harus menjawab pertanyaan yang sama dalam beberapa kesempatan terakhir. Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup ini memiliki alasan dan tentu apa yang sudah terjadi pada musim panas lalu menjawab segala sesuatunya,” ungkap Martinez.

“Saya merasa waktunya sudah tepat bagi saya untuk mencari pemandangan baru dan Wigan Athletic juga harus melanjutkan pekerjaannya di waktu yang bersamaan.

“Karena segala sesuatunya berakhir tidak pada waktunya atau saya berkata perpindahan kala itu tidak tepat. Saya selalu mempercayai segala sesuatunya dalam sepakbola dan kehidupan memiliki alasan tersendiri dan saya sangat bangga dan tersanjung bisa menangani tim sekelas Everton.”

 Martinez mengklaim pada Agustus 2012 ia mendapatkan penawaran secara tersirat dari kubu Anfield mengenai pekerjaan tersebut, kendati presiden klub Liverpool Tom Werner mengklaim kasusnya bukan seperti itu dan berupaya mempertahankan kalau kandidat kuat dan utama hanya kepada Rodgers.

Sementara itu, Martinez, menegaskan kalau ia tidak merisaukan kesulitan gol yang diperoleh anak-anak asuhannya jelang pertemuan antar satu kota di pekan ini. Everton dalam dua pertandingan terakhir di Liga Premier bermain imbang tanpa gol – baik saat melawan Tottenham Hotspur maupun Crystal Palace.

“Bagi saya gol ada waktunya. Saya sama sekali tidak menguatirkan kondisi tersebut, dan semakin pemain-pemain kami bertumbuh kembang dengan baik, maka semakin cepat pula gol itu akan terjadi,” lanjut Martinez.

“Bukan hanya di sisi penyerang depan, kami juga harus membangkitkan semangat di semua sektor. Kami kini jauh lebih baik ketimbang pada Agustus lalu, namun kami harus sedikit lebih baik lagi.

“Kemampuan mencetak gol dari masing-masing pemain tentu menjadi sesuatu hal terpenting. Karena anda dapat meraih kesuksesan dengan dampak yang sangat cepat, bila pertahanan anda juga tampil solid dan bisa mengancam untuk mencetak gol.”