Supersoccer online | Berita bola | Jadwal Prediksi terpercaya
sbobet EVENT PIALA DUNIA JADWAL PIALA DUNIA Live Streaming Bola

Sang Profesor Arsene Wenger

JENNY DAVIES - Arsene Wenger by Nick Daly_sm.jpg

Aku Cinta Bola – Tanggal 1 Oktober merupakan tanggal yang sangat bersejarah bagi seorang Arsene Wenger. Pria yang lahir di Prancis ini tepatnya di kota Strasbourg 63 tahun silam ini berulang tahun ditanggal 22 oktober. Ditanggal 1 oktober ini tepatnya ditahun 1996 merupakan hari pertama Wenger menduduki jabatannya sebagai manajer Arsenal. Wenger tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, dia mempergunakan kesempatan ini sebaik mungkin untuk menjadi pelatih terbaik Inggris. Wenger memang satu-satunya pelatih yang bukan berdarah Inggris, namun hal itu tidak membuatnya disepelekan oleh orang-orang didunia sepak bola Inggris, bahkan Wenger menunjukkan bakatnya sebagai pembuat strategi yang handal disetiap pertandingan sepak bola hingga tak terkalahkan yang dikenal dengan istilah musim invicible Arsenal.

Sebelum menjadi pelatih di Arsenal, Wenger juga pernah merintis karirnya sebagai pemain sepak bola yang mana dia diposisikan sebagai sweeper di klub bola FC Mulhouse, karirnya sebagai sweeper ini terbilang singkat karena hanya bertahan selama dua tahun dari tahun 1973-1975, lalu dia pernah juga merintis karirnya sebagai pemain sepak bola juga di klub-klub lain seperti ASPV Strasbourg yang bertahan selama tiga tahun (1975-1978) dan paling lama di RC Strasbourg selama empat tahun (1978-1981). Setelah merasa begitu cukup untuk melakoni perannya sebagai pemain sepak bola, Wenger beralih ke dunia pelatih sepak bola, karirnya sebagai pelatih diawali di klub AS Cannes yang memberikannya posisi sebagai asisten pelatih pada tahun 1983.

Satu dekade pun berlalu, dia lalu mengemban tugas untuk melatih klub teratas yaitu AS Nancy dipertandingan pertama yang berlangsung ditahun 1984. Wenger hanya mamupu bertahan di klub tersebut selama tiga dekade, yang mana akhirnya dia pindah ke AS Monaco. Diklub ini Wenger kembali meraih perhatian dan nama besarnya kembali dimana sebelumnya dia tidak dapat menyelamatkan AS Nancy di pertandingan keduanya. Kepindahannya ke AS Monaco membawa keberuntungan bagi klub ini karena berhasil memenangkan gelar di liga pertama. Wenger yang mempunyai julukan The professor ini juga pernah merebut trofi Coupe de French ditahun 1991. Namun karena tertarik dengan Grampus Eight sang profesor meninggalkan Monaco. Ditahun 1996 Wenger sukses mendapatkan dua gelar yaitu Emperor’s cup dan J-League Super Cup.

Diakhir petualangannya, tepatnya 17 tahun lalu apabila kita menghitungnya dari tanggal 1 oktober 2013 ini, Wenger hijrah ke London untuk Arsenal. Dipertandingan pertamanya mendampingi Arsenal melawan Blackburn Rovers begitu gemilang, dengan skor yang sangat bagus 2-0. Begitu mencengangkan dan sekaligus suatu berkah bahwa untuk pertama kalinya sang profesor mendamping Arsenal langsung memenangkan pertandingannya dengan skor yang sangat menjanjikan. Memang tidak salah Wenger mendapat julukan The Professor, sistem otaknya memang seperti profesor-profesor yang pada umunya pintar dalam mencipatkan sesuatu, seperti halnya Wenger yang begitu handal dalam membuat strategi permainannya.