Supersoccer online | Berita bola | Jadwal Prediksi terpercaya
sbobet EVENT PIALA DUNIA JADWAL PIALA DUNIA Live Streaming Bola

Semua Mata Tertuju Kepada Nadal Di Montreal

Semua Mata Tertuju kepada Nadal di MontrealBaik Novak Djokovic, Rafael Nadal, Andy Murray atau Roger Federer sudah meraih 50 titel Master Series dari kemungkinan 59 event. Menyisakan Fabio Fognini sebagai petenis di luar kuartet tersebut yang mencuri perhatian.

Membandingkan konsistensi para pemain top di event besar dimana grand slam merupakan titel yang terpenting untuk pemain-pemain tersebut. ATP telah melangsungkan 10 event setelah Wimbledon dan hasil yang ditampilkan bisa dibilang sangat kontras. Hanya John Isner dan Juan Martin del Potro, yang berada di sepuluh besar peringkat dunia yang berhasil menang dalam 10 event terakhir.

Dua pemenang bulan ini bahkan ada yang tidak masuk, bahkan ada satu yang masuk melalui wild card.

Menjelang turnamen ATP Masters 1000, yang diyakini merupakan turnamen terbaik kedua setelah grand slam, akan terasa hambar karena ketidakhadiran salah satu petenis terbaik yang pernah ada, namun dalam beberapa turnamen terakhir tidak dapat menampilkan performa kelas dunianya, yaitu Roger Federer. Federer yang sudah memenangi 17 titel grand slam masih berkutat dengan penyembuhan cedera bahunya. Terlihat miris ketika Fognini, petenis yang lagi dalam sorotan berperingkat di luar sepuluh besar dunia, memiliki satu bulan terakhir yang lebih brilian dibandingkan petenis asal Swiss tersebut.

Salah seorang petenis lain yang tidak bisa luput dari pandangan adalah Rafael Nadal. Nadal yang setelah memenangi French Open, melewatkan kesempatan untuk menjuarai Wimbledon setelah kandas di babak pertama, patut di tunggu apa yang akan ia tampilkan di Montreal.

Meskipun Djokovic dan Murray bergantian menggenggam mencancapkan supremasi di atas lapangan hard court dalam beberapa tahun terakhir, Nadal tidak lah begitu payah ketika berlaga di atas lapangan tersebut. Dia sudah memenangkan dua grand slam pada lapangan keras (Australia Open dan US Open) dan enam titel Master Series, termasuk empat di Amerika Utara dan dua di Kanada. Montreal bisa dibilang merupakan ajang indikator sebelum US Open, yang akan di mulai kurang satu bulan dari sekarang.

Tim pelatih Nadal telah mengatakan bahwa tidak ada masalah dengan lututnya kali ini, sebelumnya ia sudah pernah absen tujuh bulan, dimulai dari Juli tahun lalu dengan tujuan untuk mengikuti rehabilitasi tanpa melakukan operasi. Sebuah sumber terpercaya mengatakan sebenernya Nadal dilarang tampil oleh tim dokter pada event Roland Garros dan Wimbedon kemarin, dan bisa dilihat dampak dari larangan tersebut.

Nadal dibuat kecewa oleh petenis asal Belgia, Steve Darcis, yang menyingkirkannya pada babak pertama Wimbledon. Namun ia bisa memanfaatkan waktu istirahat yang di dapat setelah tersingkir, akan meningkatkan keburannya. Nadal juga masih berada diperingkat empat dunia, satu tingkat dibawah David Ferrer.

Namun untuk menang di Montreal, Nadal selain harus membuktikan bahwa lututnya sudah sembuh, ia harus mengantisipasi kemungkinan berhadapan dengan Novak Djokovic di semifinal dan petenis nomor dua dunia Andy Murray, apabila prediksi berjalan sesuai perkiraan. Djokovic yang unggul atas Nadal ketika bermain di atas lapangan hard court, berusaha untuk menyamai prestasi Ivan Lendl yang mencetak hattrick di Montreal.

Nadal dihadapkan pada situasi ketika petenis seperti Djokovic dan Murray sedang dalam performa terbaik mereka, berlomba untuk mencapai kejayaan mereka. Tapi tidak kalah penting dari kedua petenis tersebut, Nadal juga masih memiliki pembuktian di turnamen kali ini, sehingga perjalannya di turnamen kali ini patut dinantikan.