Supersoccer online | Berita bola | Jadwal Prediksi terpercaya
sbobet EVENT PIALA DUNIA JADWAL PIALA DUNIA Live Streaming Bola

Sepp Blatter Mengutuk Aksi Rasisme Fans Betis

Sepp Blatter Mengutuk Aksi Rasisme Fans Betis

Sepp Blatter Mengutuk Aksi Rasisme Fans Betis – Presiden federasi sepak bola internasional, FIFA, Sepp Blatter, mengutuk para pendukung tim Real Betis yang melontarkan sorakkan dan nyanyian berbau rasisme dengan bentuk chants chants berbentuk monyet kepada pemain sepak bola Real Betis, Paulo yang merupakan salah satu pemain tim mereka sendiri setelah ia dikeluarkan dari lapangan pada pertandingan derbi melawan Sevilla pada hari Minggu lalu. Real Betis dipaksa untuk menelan kekalahan dengan skor akhir 4-0.

Sekelompok dari fans Real Betis secara sekilas diperlihatkan pada TV spanyol membuat sesuatu yang kelihatannya seperti sorakkan gaya monyet yang ditujukan untuk pemain lini belakang Real Betis itu setelah ia dikeluarkan dari lapangan oleh wasit tidak lama sebelum akhir babak pertama di staidun Sanchez Pizjuan pada hari Minggu lalu itu. Namun, insiden rasisme ini tidak masuk di dalam laporan pertandingan wasit.

“Muak melihat “fans” sendiri melakukam peleceham rasisme terhadap seorang pemain Real Betis,” presiden FIFA itu, Sepp Battler mengupdate status Twitternya pada hari Selasa kemarin.

“Aku mengutuk tindakan rasis mereka yang secara sekilas dipertontonkan oleh televisi atau online oleh berjuta-juta orang,” presiden Swiss itu menambahkan. “Anggota FIFA mengabulkan sebuah resolusi pada kongres di bulan Mei untuk membasmi segala jenis diskriminasi. Sekarang adalah waktunya untuk menerapkan sanksi yang lebih berat.”

Badan pemerintahan dunia sepak bola itu, FIFA, setuju pada bulan Mei lalu bahwa bukti dari rasisme harus dihukum dengan peringatan, denda, dan atau pertandingan dijalankan di balik pintu tertutup untuk “sebuah offense pertama atau minor.”

“Untuk reoffenders atau untuk insiden serius, sanksi sejenis deduksi atau ekspulsi dari kompetisi atau relegasi harus diterapkan,” kata mereka.

Seseorang yang dinyatakan bersalah melontarkan kata-kataan, nyanyian, dan segala macam offense berbau rasisme kepada pemain, fans, dan semua pihak terkait pertandingan sepak bola akan disuspensi paling sedikit lima pertandingan dan diberikan larangan untuk masuk ke dalam stadion.

Real Betis memberi pernyataan singkat yang diupdate pada twitter feed mereka setelah pertandingan usai dimana mereka mengatakan klub Real Betis juga turut mengutuk segala bentuk aksi kekerasan dan rasisme, baik dilontarkan untuk pemain tim lawan, maupun pemain tim mereka sendiri.

Pemain kelahiran Brazil Paulao mengatakan nyanyian atau sorakkan monyet yang dilontarkan fans Real Betis sendiri kepada dirinya adalah tindakan yang buruk dan sangat memalukan.

“Keluargaku, di negri Brazil dan juga di Spanyol menjadi sedih dan khawatir,” kata Paulao yang pernyataannya dikutip oleh salah satu media Spanyol, “ketika aku menknggalkan lapangan aku hanya sedih disebabkan aku dikeluarkan dafi lapangam dan aku tidak menyadari chants-chants itu, walaupun pada akhirnya temanku memberitahuku aman hal itu. Menurutku ini bagus insiden ini mendapat banyak sorotan publik jadi bisa diambil tindakan, kita semua sama. Warna kulit tidak merubah apa pun.”

Sudah sejak lama sepak bola terus melawan rasisme yang lerap dilontarkan oleh fans kepada pemainnya sendiri maupun pemain lawan. Snaksi nyata juga sudah diberikan kepada fans maupun pemain yang melakukan aksi rasisme, namun masih tetap banyak yang melanggar.